Celtics, tim yang mencatatkan rekor 56-26 di musim reguler, telah menunjukkan dominasi yang hampir tak terbantahkan di lapangan. Dengan OffRtg 120.0 (peringkat 2), DefRtg 111.7 (peringkat 4), dan NetRtg +8.3 (peringkat 4), mereka adalah mesin yang terawat baik. Namun, jangan lupa, Pace mereka yang lambat di angka 95.6 (peringkat 30) bisa jadi kartu AS yang tak terduga, seperti jurus pamungkas di anime yang muncul di saat genting.
Dalam seri playoff ronde pertama melawan Philadelphia, Celtics langsung menggebrak dengan keunggulan 1-0, bahkan menggilas Sixers dengan selisih 32 poin di Game 1. Ini bukan kejutan, mengingat mereka adalah tim yang secara konsisten masuk babak playoff selama 12 tahun terakhir, dengan 20 kemenangan berselisih minimal 20 poin dalam rentang waktu tersebut. Ini seperti punya stok skin langka yang bisa dipakai kapan saja.
Dominasi Dua Arah yang Jarang Terlihat
Kekuatan utama Celtics terletak pada kemampuan mereka untuk mendominasi di kedua sisi lapangan, sebuah feat langka yang membuat tim lain hanya bisa menelan ludah. Mereka adalah satu-satunya tim di Wilayah Timur yang berhasil menembus lima besar dalam peringkat Offensive Rating dan Defensive Rating secara bersamaan. Bahkan sebelum Jayson Tatum kembali dengan 20 pertandingan tersisa, tim ini sudah menunjukkan diferensial poin layaknya tim dengan rekor 62-20. Ini seperti mendapati semua stats kartu Pokémon milikmu tiba-tiba naik level.
Strategi kemenangan Celtics di playoff sudah teruji, dan dengan kembalinya Tatum, eksekusinya semakin mulus. Kehadiran Tatum atau Jaylen Brown di lapangan selama 48 menit penuh memberikan stabilitas luar biasa. Ditambah lagi, bangku cadangan mereka secara konsisten berada di dua besar liga selama empat tahun berturut-turut. Fakta bahwa bahkan sebelum Tatum debut, mereka berhasil mengungguli lawan dengan 13.2 poin per 100 possession saat Brown absen, sungguh mencengangkan. Ini menunjukkan kedalaman skuad yang membuat iri tim lain.
Secara defensif, Celtics melindungi area kunci seperti penjaga gawang terbaik di liga. Peringkat ketiga dalam persentase field goal lawan di area terlarang (64.0%) dan peringkat pertama dalam persentase tembakan lawan yang datang dari area tersebut (hanya 24.1%), menunjukkan betapa sulitnya menerobos pertahanan mereka. Ini seperti bermain gim strategi di mana benteng pertahananmu tak tertembus.
Kilasan Masa Lalu yang Mengintai
Namun, jangan cepat terlena. Ingatlah kembali Game 1 dan 2 di seri playoff terakhir mereka, ketika Celtics harus menelan pil pahit setelah menyia-nyiakan dua keunggulan 20 poin di babak kedua. Momen-momen seperti itu menunjukkan bahwa tim ini terkadang bisa kehilangan fokus, seperti karakter utama yang tiba-tiba lupa tujuannya di pertengahan cerita.
Saat menjuarai liga dua tahun lalu, setiap possession Celtics terasa begitu berharga dan terencana. Namun, di beberapa penampilan playoff lainnya, ritme permainan mereka terasa kurang konsisten. Ketika menghadapi tim-tim elit dalam liga, rekor mereka menjadi yang terburuk (9-14) dari 23 pertandingan, dengan rata-rata hanya mencetak 114.1 poin per 100 possession. Ini seperti mencoba memasak resep rumit dengan bahan seadanya.
Masalah lain yang patut dicermati adalah ketergantungan mereka pada tembakan tiga angka. Celtics berada di posisi terakhir dalam hal free-throw rate (20.7 percobaan lemparan bebas per 100 tembakan dari lapangan) dan persentase tembakan yang tercipta di area cat (hanya 41%). Ini berarti, lebih dari separuh serangan mereka bergantung pada tembakan jarak jauh, sebuah strategi yang berisiko tinggi.
Analisis Tembakan Tiga Angka di Game 2
Hal krusial yang harus diwaspadai di Game 2 adalah pertahanan tembakan tiga angka Celtics. Di antara tim-tim playoff, mereka memiliki tingkat lawan tembakan tiga angka tertinggi, dengan 45.1% dari total tembakan lawan berasal dari luar garis. Di Game 1, Sixers hanya melepaskan 23 tembakan tiga angka, dan hanya empat yang berhasil masuk. Namun, jangan heran jika di pertandingan berikutnya, mereka akan meningkatkan volume tembakan dan akurasi mereka secara signifikan.
Pertandingan selanjutnya akan digelar pada Selasa, pukul 19:00 ET, disiarkan di Peacock. Ini adalah kesempatan bagi Sixers untuk membalas dan bagi Celtics untuk membuktikan bahwa mereka bisa menutup celah pertahanan mereka sebelum terlambat.



