Bayangkan ini: Anda sedang asyik main Prototype di Steam, tiba-tiba muncul update. Awalnya senang, eh, ternyata update-nya malah bikin mod kesayangan jebol. Tapi tunggu dulu, di balik kerusakan ini, tersimpan secercah harapan: mungkinkah ini pertanda re-release sang legenda?
Prototype: Dari Steam ke Ubisoft Connect?
Update misterius ini bukan cuma bikin mod Prototype Fix berantakan, tapi juga menyelipkan nama Ubisoft Connect di dalam credits. Lho, kok bisa? Bukannya selama ini kita kenal Prototype sebagai anak kesayangan Activision? Inilah yang memicu spekulasi liar di kalangan penggemar. Apakah Activision dan Ubisoft sedang menjalin cinta terlarang untuk menghidupkan kembali game yang menemani masa muda kita?
Yang bikin geleng-geleng kepala, update ini juga mencantumkan nama Iron Galaxy. Studio ini dikenal sebagai spesialis porting game-game besar ke berbagai platform, termasuk Switch. Jadi, jangan-jangan, kita bakal bisa merasakan serunya Alex Mercer melompat-lompat di layar Switch? Mimpi memang gratis, kan?
Iron Galaxy: Bukan Sekadar Tukang Porting
Jangan salah sangka, Iron Galaxy ini bukan cuma jago kandang dalam urusan porting. Mereka juga punya deretan game orisinal yang nggak kalah keren. Sebut saja Wreckateer, Divekick, Rumbleverse, hingga Tony Hawk’s Pro Skater 3+4 yang sayangnya, nggak jadi kenyataan. Jadi, kalaupun nanti mereka dipercaya menggarap Prototype, kita bisa berharap lebih dari sekadar porting yang asal-asalan.
Pengalaman mereka menangani game-game besar seperti Spyro Reignited Trilogy, Crash Bandicoot N. Sane Trilogy, hingga Metroid Prime Remastered tentu jadi modal berharga. Apalagi, mereka juga sudah malang melintang di dunia porting game Sony ke PC, seperti The Last of Us Part I dan Uncharted: Legacy of Thieves Collection. Kurang pengalaman apa lagi, coba?
Radical Entertainment dan Activision: Dulu Mesra, Sekarang...?
Buat yang belum tahu, Prototype ini lahir dari rahim Radical Entertainment dan dipublikasikan oleh Activision pada tahun 2009. Game ini sempat mendapat sambutan positif dan meraih skor 79/100 di Metacritic. Sebuah pencapaian yang nggak bisa dianggap remeh, mengingat saat itu persaingan game action-adventure sangat ketat. Lalu, kenapa sekarangActivision seolah lepas tangan dan membiarkan Ubisoft ikut campur?
Membongkar Kode: Test Map dan Kredit Baru
Para penggila Prototype di subreddit game tersebut nggak tinggal diam. Mereka menemukan adanya test map baru di dalam versi PC game ini. Selain itu, ada juga penambahan credits yang mengindikasikan keterlibatan studio-studio lain di bawah bendera Activision. Apakah ini semacam proyek kolaborasi rahasia untuk menghidupkan kembali dunia kelam Alex Mercer? Atau hanya sekadar update iseng yang kebetulan bikin heboh?
Tentu saja, semua ini masih sebatas spekulasi liar. Tapi, satu hal yang pasti, update ini berhasil membangkitkan kerinduan para penggemar Prototype. Kita jadi bertanya-tanya, apakah Activision benar-benar berniat mengubur franchise ini dalam-dalam? Atau justru sedang menyiapkan kejutan yang lebih besar?
Ubisoft Connect: Jalan Ninja Prototype ke Platform Modern?
Kehadiran nama Ubisoft Connect dalam credits menjadi teka-teki paling menarik. Mungkinkah ini pertanda bahwa Prototype akan dirilis ulang di platform modern dengan integrasi Ubisoft Connect? Jika benar, ini bisa menjadi angin segar bagi para penggemar yang ingin merasakan kembali serunya membasmi monster di kota New York dengan grafis yang lebih memukau.
Namun, ada juga kemungkinan bahwa ini hanyalah kesalahan teknis atau semacam easter egg iseng dari developer. Kita tahu sendiri, dunia game penuh dengan kejutan dan misteri yang kadang sulit dijelaskan dengan logika. Tapi, apapun itu, kita tetap berharap yang terbaik untuk masa depan Prototype.
Kenapa Kita Masih Cinta Prototype?
Di tengah gempuran game-game baru dengan grafis memukau dan fitur canggih, kenapa kita masih merindukan Prototype? Jawabannya sederhana: game ini menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda. Kita bisa merasakan sensasi menjadi monster yang maha kuasa, melompat-lompat di gedung pencakar langit, dan menghancurkan apapun yang menghalangi jalan.
Selain itu, cerita Prototype juga cukup menarik untuk diikuti. Kita diajak untuk mengungkap misteri di balik wabah virus yang menghancurkan kota New York, sambil mencari tahu identitas asli Alex Mercer. Kombinasi antara aksi brutal dan cerita yang kompleks inilah yang membuat Prototype begitu berkesan di hati para pemain.
Prototype 2: Sekadar Pengulang Kesuksesan?
Sayangnya, kesuksesan Prototype tidak berlanjut di seri keduanya. Prototype 2 dianggap kurang inovatif dan hanya mengulang formula yang sudah ada. Meskipun tetap menyenangkan untuk dimainkan, game ini tidak berhasil menciptakan kesan yang sama seperti pendahulunya. Alhasil, franchise Prototype pun meredup dan nyaris terlupakan.
Activision: Antara Cinta dan Benci
Sebagai pemilik IP Prototype, Activision punya peran penting dalam menentukan nasib franchise ini. Namun, selama bertahun-tahun, mereka seolah mengabaikan Prototype dan lebih fokus pada game-game lain yang lebih menguntungkan. Tentu saja, ini membuat para penggemar Prototype merasa kecewa dan bertanya-tanya, apakah Activision benar-benar peduli dengan warisan game ini?
Harapan Terakhir: Remaster atau Reboot?
Jika memang Activision berniat menghidupkan kembali Prototype, ada dua opsi yang bisa mereka pertimbangkan: remaster atau reboot. Versi remaster tentu akan lebih mudah dan murah untuk dikerjakan. Namun, jika ingin memberikan pengalaman yang benar-benar baru, versi reboot bisa menjadi pilihan yang lebih menarik. Asalkan, mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti Prototype 2.
Apapun keputusannya, kita sebagai penggemar hanya bisa berharap yang terbaik. Semoga saja, update misterius ini menjadi pertanda bahwa Prototype akan kembali hadir di tengah-tengah kita, dengan kualitas yang lebih baik dan fitur yang lebih canggih. Atau, jangan-jangan, ini hanya bualan belaka? Yah, namanya juga harapan, kadang memang nggak sesuai kenyataan.



