Oke, jadi event besar buat para movie buffs dan pelaku industri film baru aja kelar nih. Biasanya kan studio gede pada pamer lineup jagoan mereka, lengkap sama pengumuman heboh atau footage eksklusif yang bikin penasaran. Tapi kali ini, Warner Bros. kayaknya main agak lowkey, terutama soal universe superhero mereka di luar satu nama besar yang udah pasti. Fokusnya lebih ke film-film yang siap tayang tahun ini, bikin kita bertanya-tanya, "Terus, ada apa lagi selain itu?".
Walaupun satu preview panjang dari film superhero ikonik jadi penutup acara, presentasi Warner Bros. di CinemaCon terasa sedikit nanggung soal pengumuman besar. Beda dari kebiasaan studio lain yang suka ngasih kejutan bertubi-tubi. Misalnya nih, nggak ada kabar atau footage baru dari Supergirl: Woman of Tomorrow yang lagi syuting, atau update soal proyek macam Clayface yang bikin penasaran. Mereka bener-bener fokus ke rilisan terdekat.
Keputusan ini mungkin strategis, ya. Mungkin mereka ingin memastikan film-film yang sudah di depan mata ini dapat sorotan maksimal. Atau, bisa jadi, mereka memang lagi nyimpen kartu As buat momen yang lebih pas nanti. Yang jelas, para penonton disuguhi deretan preview dari berbagai genre, walau beberapa di antaranya cuma muncul sekilas dalam montase.
Strategi ini bikin kita jadi detektif dadakan, mengumpulkan potongan-potongan puzzle dari teaser singkat yang ditampilkan. Alih-alih dapat trailer penuh atau klip panjang untuk beberapa judul yang ditunggu, kita harus puas dengan kilasan-kilasan adegan. Ini kayak dikasih appetizer enak tapi main course-nya masih dirahasiakan, bikin makin penasaran level ultimate.
Untungnya, meski irit informasi untuk beberapa proyek, apa yang ditampilkan tetap ngasih gambaran seru. Ada film balap dengan visual gokil, horor dengan premis unik, adaptasi klasik yang kelihatan edgy, sampai sekuel laga yang ditunggu-tunggu. Warner Bros. seolah mau bilang, "Tenang, kami punya banyak amunisi keren selain film superhero, kok!"
Jadi, mari kita bedah satu per satu highlight menarik dari presentasi Warner Bros. yang berhasil mencuri perhatian, di luar kabar sang Man of Steel. Siap-siap, karena ternyata banyak banget yang patut ditunggu kehadirannya di layar lebar dalam waktu dekat ini. Siapa tahu, film favoritmu berikutnya ada di daftar ini!
Spoiler Tipis Mortal Kombat II: Johnny Cage Beraksi!
Sayang banget, Mortal Kombat II bareng The Conjuring: Last Rites dari New Line Cinema nggak dapet panggung khusus. Kita cuma dikasih lihat cuplikan-cuplikan menggoda yang diselip-selipin di montase. Tapi dari yang sedikit itu, kesimpulannya jelas: Karl Urban sebagai Johnny Cage itu kelihatan bakal pecah banget! Dia berhasil ngebawain bravado khas karakter bintang film songong ini dengan sempurna.
Dalam montase pertama, Urban sebagai Johnny Cage terlihat berhadapan dengan Lord Raiden (Tadanobu Asano), keduanya dikelilingi petir khas Raiden. Montase ini juga nampilin momen crowd-pleasing saat Scorpion (Hiroyuki Sanada) teriak "Get over here!" sambil nembakin Kunai dari kedua tangannya ke arah kamera, shot yang pastinya keren abis. Ini bener-bener bikin nostalgia sama game-nya, kan?
Di montase kedua yang fokus ke New Line, akhirnya kita denger suara Urban sebagai Cage. Yang paling memorable? Pas dia teriak, "I am Johnny fucking Cage!" dengan suara serak garang khas Urban. Ditambah lagi pas dia nyeringai sambil bilang, "It's showtime!". Beberapa shot pertarungan kilat antar karakter lain juga nongol, bikin hype buat sekuel ini makin tinggi. Keliatannya bakal lebih brutal dan seru dari film pertamanya.
Kecepatan Maksimal: Intip Film F1 Garapan Sutradara Top Gun
Film balap yang belum punya judul resmi ini langsung nunjukin taringnya dengan memutar sepuluh menit pertama. Dibuka oleh sutradara Joseph Kosinski dan produser Jerry Bruckheimer, duo di balik kesuksesan Top Gun: Maverick. Bruckheimer bahkan dengan pede bilang, "Kami di sini untuk melakukannya lagi," merujuk pada box office masif Maverick. Ekspektasi langsung melambung tinggi, dong.
Footage yang ditampilin bener-bener nunjukin vibe Maverick: kamera ditempatin di dalam dan luar mobil balap, bikin penonton berasa ikut ngebut di lintasan. Adegan balapan pembuka, yang ngenalin karakter Sonny Hayes yang diperanin Brad Pitt, punya visual spektakuler. Sonny dan rivalnya saling salip menyalip di bawah ledakan kembang api yang indah tapi sekaligus menegangkan. Refleksi kembang api di kaca depan mobil saat mereka melaju kencang bener-bener dynamic dan bikin deg-degan.
Horor Gotik Bertemu Cinta Punk: The Bride! Siap Mencekam
Interpretasi baru dari The Bride of Frankenstein ini ditulis dan disutradarai oleh Maggie Gyllenhaal. Dia bilang pengen banget nge-eksplorasi karakter The Bride, yang di film aslinya cuma muncul bentar di akhir. Gyllenhaal fokus pada apa yang dia sebut sebagai "cinta paling punk yang pernah ada, kayak Bonnie and Clyde, Wild at Heart…". Wah, premisnya aja udah unik banget!
Gyllenhaal juga niat banget manfaatin format IMAX buat film ini, bilang kalau ada momen di mana kita seolah masuk ke pikiran karakter, dan aspek rasio layar bakal melebar. Footage-nya nunjukin pengaruh Bonnie and Clyde yang kental. Kita lihat kematian tragis seorang wanita (Jessie Buckley) yang nantinya jadi The Bride, jatuh dari tangga sampai lehernya patah. Setting filmnya kayaknya agak lebih modern dari cerita Frankenstein biasa, sekitar tahun 1930-an, memungkinkan nuansa outlaw couple itu lebih kerasa, termasuk penampilan The Bride dengan rambut pirang dan gaun merah. Christian Bale sebagai Monster Frankenstein juga terlihat brutal, menghajar seorang pria sambil bilang ke The Bride, "Sampai maut memisahkan kita." Creepy sekaligus romantis?
Final Destination: Bloodlines – Lebih Gila dan Gore!
Waralaba Final Destination balik lagi dengan film keenam, Bloodlines, dan cuplikan panjang yang ditampilin bener-bener wild! Adegan ini berakhir dengan momen super gory dan grafis yang bikin penonton di CinemaCon teriak ngeri sekaligus sorak-sorai. Keliatannya film ini bakal condong banget ke sisi komedi gelap yang jadi ciri khas seri ini, mungkin lebih gelap dari sebelumnya. Siap-siap mental aja, deh.
Kita diperlihatkan dua bersaudara, Erik (Richard Harmon) dan Bobby (Owen Joyner), yang punya rencana absurd buat ngakalin Sang Maut di rumah sakit. Erik mau ‘membunuh' Bobby (yang punya alergi kacang parah) lalu buru-buru bawa dia ke UGD buat diselamatin. Tujuannya? Biar Maut ‘tertipu'. Tapi, ya namanya juga Final Destination, rencana nggak pernah berjalan mulus. Ruangan yang mereka pakai ternyata berisi mesin MRI yang tiba-tiba nyala dan lepas kendali. Magnet kuatnya mulai narik semua benda logam, termasuk… piercing Erik yang ternyata ada di seluruh badannya. Yup, di tempat itu juga. Dijamin bikin ngilu brutal!
Deretan Proyek Lain yang Bikin Penasaran
Selain judul-judul di atas, Warner Bros. juga ngasih intipan buat beberapa film lain. Ada Weapons, film horor baru dari sutradara Barbarian, Zach Cregger. Trailernya nunjukin premis intriguing: seorang guru SD (Julia Garner) nemuin semua murid di kelasnya hilang misterius di waktu yang sama tengah malam. Josh Brolin kelihatan marah besar, kemungkinan sebagai salah satu orang tua. Footage-nya penuh atmosfer creepy, termasuk adegan guru masuk ke kelas versi mimpi buruk.
Lalu ada One Battle After Another (judul sementara), film baru dari Paul Thomas Anderson yang dibintangi Leonardo DiCaprio, Regina Hall, dan Teyana Taylor. Adegan yang ditampilin kocak banget: karakter DiCaprio, Bob Ferguson, nelpon sambil panik dan kacau balau, ngaku sebagai mantan anggota kelompok revolusioner yang otaknya udah ‘konslet' karena "pecinta narkoba dan alkohol selama 30 tahun". Sementara dia panik, karakter Benicio del Toro dengan tenang ngerakit senapan. Kombinasi komedi gelap dan ketegangan yang menjanjikan.
Terakhir, segmen Warner Bros. Animation ngenalin beberapa proyek animasi, meski terasa agak awkward mengingat mereka baru aja ‘ngelepas' dua proyek Looney Tunes. Tapi mereka tetap ngumumin film Looney Tunes baru (tanpa detail), film Tom and Jerry baru, Emily the Strange, dan Meet the Flintstones. Footage Flintstones nunjukin Fred dan Barney versi CGI lagi kejar-kejaran mobil, plus ada homage ke Ferris Bueller's Day Off. Ada juga footage super singkat Dynamic Duo (fokus ke Robin Dick Grayson & Jason Todd) yang visualnya unik, campuran puppetry dan animasi gelap. Fokus utama segmen ini adalah Cat in the Hat yang dibintangi Bill Hader, yang bakal memulai "Seussverse" mereka.
Kesimpulannya? Warner Bros. mungkin nggak ngasih semua kartu mereka di CinemaCon tahun ini, terutama buat universe DC jangka panjang. Tapi, deretan film yang mereka pamerkan nunjukin kalau studio ini masih punya banyak senjata rahasia yang variatif dan menarik di luar ranah superhero. Mulai dari sekuel laga brutal, horor dengan konsep segar, drama komedi dari sutradara papan atas, hingga proyek animasi ambisius. Jadi, meski beberapa pengumuman besar masih ditahan, jelas masih banyak alasan buat excited nungguin rilisan Warner Bros. ke depannya.