Tujuhcahaya

Usai Batalkan Konser, Duta Besar Israel Undang Lorde Untuk Bertemu – Tujuhcahaya

23

Rupanya fans Israel bukan satu-satunya yang gusar karena keputusan Lorde dalam membatalkan konser mendatangnya di negara tersebut.

Pada tanggal 27 Desember, duta besar Israel untuk Selandia Baru, Dr. Itzhak Gerberg, menulis surat terbuka melalui Facebook untuk sang penyanyi dan mengundangnya untuk bertemu langsung guna mendiskusikan polemik yang terjadi, serta pencapaian Israel dan peranan negara tersebut sebagai satu-satunya negara demokrasi di Timur Tengah.

Dalam surat terbuka tersebut sang duta besar menyebutkan rasa penyesalan akan pembatalan yang dilakukan Lorde di kota Tel Aviv dan pada akhirnya mengecewakan para fans yang sudah menanti-nantikan dirinya. Dr. Itzhak Gerberg menambahkan jika Lorde konser di Israel maka akan membantu dalam menyebarkan pesan jika solusi datang dari pertemuan konstruktif yang kemudian akan mengantarkan pada kompromi dan kooperasi. “Musik seharusnya menyatukan bukan memisahkan dan pertunjukkan Anda di Israel bisa memberikan kontribusi pada semangat harapan dan kedamaian di Timur Tengah,” tulis sang duta besar.

Menurut duta besar upaya boikot hanya mewakili rasa permusuhan dan intoleransi. Ia merasa kecewa Lorde menuruti keinginan pendukung sebuah grup fanatik kecil bernama BDS (Boycott, Divest and Sanction), yang tujuan pergerakannya adalah menolak hak keberadaan atas negara Israel dan menyebarkan kebencian dan rasa permusuhan.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak Lorde atas surat yang dilayangkan duta besar Israel tadi.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.