Zetro Out, Rob Dukes In: Drama Lama di Dunia Thrash Metal
Kabar terbaru dari dunia thrash metal kembali menghadirkan drama yang tak kalah seru dari sinetron. Steve "Zetro" Souza, vokalis yang dikenal dengan karakternya yang khas, secara mengejutkan "didepak" dari band Exodus. Kabar ini tentu saja menghebohkan para penggemar musik cadas, mengingat Zetro telah menjadi bagian penting dari sejarah band legendaris ini.
Kabar ini tentu saja menghebohkan para penggemar musik cadas, mengingat Zetro telah menjadi bagian penting dari sejarah band legendaris ini. Zetro sendiri tidak tinggal diam. Melalui media sosial, ia memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak mengundurkan diri, melainkan "didepak" dari band. Sebuah pernyataan yang cukup pedas untuk memulai drama ini.
Revolusi Vokalis: Exodus dan Rollercoaster Pergantian Personel
Pergantian vokalis di Exodus bukanlah hal baru. Band ini memang dikenal dengan dinamikanya yang unik, termasuk dalam urusan vokalis. Zetro sendiri bukan kali pertama keluar masuk band. Ia pernah bergabung pada tahun 1986, kemudian hengkang pada tahun 1993, dan kembali lagi pada rentang waktu 2002-2004 serta 2014-2024. Seolah-olah Exodus adalah kereta luncur yang selalu mengantarkan Zetro ke ujung dan kembali lagi.
Di antara rentang waktu tersebut, ada nama Rob Dukes yang cukup membekas. Dukes bergabung pada tahun 2005, menggantikan Zetro, dan mengisi posisi tersebut hingga tahun 2014, sebelum akhirnya Zetro kembali lagi. Kini, Dukes kembali lagi mengisi posisi yang ditinggalkan Zetro. Sebuah siklus yang menarik dan penuh dengan kejutan.
Perang Kata-Kata di Dunia Maya: Sindiran Halus dan Kekecewaan
Zetro, seperti yang sudah kita ketahui, tidak hanya diam. Ia mengungkapkan bahwa dirinya "didepak" dari band, ini adalah pernyataan yang cukup menggelitik bagi para penggemar. Ada kesan bahwa ia merasa tidak terima dengan keputusan tersebut. Hal ini tentu saja memicu berbagai spekulasi dan perdebatan di kalangan penggemar.
Sementara itu, Exodus melalui pernyataan resminya, hanya mengucapkan terima kasih atas kontribusi Zetro selama ini. Sebuah pernyataan yang terkesan diplomatis, namun tetap meninggalkan tanda tanya besar di benak para penggemar. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar? Mengapa Zetro harus keluar dari band?
Gary Holt: Sosok Kontroversial di Balik Drama Exodus
Gary Holt, gitaris Exodus, dikenal sebagai sosok yang kontroversial dan blak-blakan. Ketika Zetro hengkang pada tahun 2004, Holt bahkan melontarkan berbagai sindiran pedas kepada Zetro. Ia menyebut Zetro sebagai "sampah manusia" dan mengkritik berbagai perilaku Zetro selama menjadi vokalis. Wow, cukup berani.
Dalam pernyataan Holt, terungkap berbagai masalah yang terjadi antara dirinya dan Zetro. Mulai dari masalah honor, perilaku Zetro yang dianggap tidak profesional, hingga masalah ego. Sepertinya, hubungan antara Holt dan Zetro memang tidak pernah baik-baik saja. Sebuah rahasia yang terkuak setelah sekian lama.
Melihat hal tersebut, kita bisa menebak bahwa drama keluarnya Zetro kali ini mungkin tidak jauh berbeda. Ada kemungkinan besar Holt memiliki peran penting dalam keputusan ini.
Perihal pernyataan dari Exodus, mereka juga menyambut kembalinya Rob Dukes dengan sangat antusias. Mereka bahkan sudah merencanakan untuk segera memulai rekaman album baru dengan Dukes.
Sejarah berulang, dinamika band selalu menarik untuk diikuti. Meskipun terkadang ada sisi suram di balik gemerlapnya panggung.
Semoga saja para penggemar bisa menerima keputusan ini dengan lapang dada, dan tetap mendukung Exodus dalam setiap langkahnya.