Dark Mode Light Mode

Seiko Prospex Marinemaster Professional Titanium SLA081: Kemewahan Profesional dalam Titanium

Jam Tangan Selam Seiko: Ketika Sejarah Bertemu Inovasi, Apa Jadinya?

Gimana, Gaes! Pernah nggak sih kamu mikir kalau dunia horology itu lebih seru dari drama Korea yang lagi viral? Kali ini, kita bakal ngomongin sesuatu yang nggak kalah epik: jam tangan selam Seiko, khususnya edisi spesial yang merayakan 60 tahun jam tangan selam pertama mereka. Siap-siap, dompet kalian.

Tepatnya pada tahun 1965, Seiko memutuskan untuk ikut meramaikan race bikin jam tangan selam terbaik. Ya, meskipun agak telat dibanding Swiss, tapi jangan salah, Seiko nggak main-main. Mereka langsung nge-release jam tangan selam pertama yang disebut 62MAS. Nah, jam tangan ini adalah the mother of all jam tangan selam Seiko berikutnya. Mungkin kamu udah sering denger ceritanya, tapi yang penting sekarang adalah, tahun 2025 ini adalah ulang tahun ke-60 si 62MAS!

Sebagai perayaan, Seiko tentu saja nggak mau ketinggalan bikin beberapa jam tangan baru. Langsung aja, sorotan utamanya adalah jam tangan yang bold dan ultra-teknikal dari koleksi Marinemaster. Desainnya terinspirasi dari jam tangan tahun 1968, sementara teknologinya diambil dari tahun 1975. Kebayang kan gimana kerennya gabungan dua era ini? Mari kita bedah lebih lanjut tentang Prospex Marinemaster Professional Titanium SLA081, raja baru jam tangan selam dari Seiko.

62MAS: Sang Legenda yang Tak Lekang oleh Waktu

Siapa sangka, jam tangan pertama itu penting banget, ya? Dulu, tahun 1965, 62MAS itu bukan cuma jam tangan selam pertama Seiko, tapi juga pertama di Jepang. Dulu, Seiko butuh waktu sekitar 12 tahun buat "balas dendam" kejamnya dominasi jam tangan selam Swiss. Slow but sure, 62MAS akhirnya jadi inspirasi banyak jam tangan selam Seiko modern. Mulai dari font, warna dial, model bezel, sampai bentuk case, semuanya ada di 62MAS.

Jam tangan Seiko 6217-8000/1, atau yang dikenal dengan nama 62MAS, punya fitur yang bikin orang langsung jatuh cinta. Sebut saja movement otomatis (calibre 6217A), ketahanan air sampai 150 meter, case 38mm yang gede pada zamannya dengan mono-bloc shape buat perlindungan maksimal, serta dial abu-abu gelap dengan index dan jarum yang besar dan luminous. Bezel-nya juga udah punya skala 60 menit yang mudah dibaca, meskipun masih bi-directional. Tapi yang paling penting adalah pengaruh 62MAS buat industri jam tangan selam secara keseluruhan. Nggak heran kan kalau sekarang jam tangan ini merayakan ulang tahun ke-60?

Marinemaster Professional Titanium SLA081: Monster dalam Balutan Titanium

Kita ngomongin sesuatu yang beast nih sekarang. Jam tangan selam profesional untuk saturation diving dengan dimensi yang luar biasa. Dilengkapi dengan semua teknologi terbaik yang Seiko punya dengan harga yang bikin speechless. SLA081 ini adalah jam tangan selam andalan baru dari Seiko, dan mereka pengen banget kamu tahu itu.

Seiko mengambil inspirasi desain dari 1968 Hi-Beat 300m Diver 6159-7001, yang kemudian dibuat ulang dengan SLA025, dan memodernisasinya dengan beberapa elemen teknis dari Tuna Can 1975. SLA081 ini punya diameter 45.3mm dan tebal 16mm. Tapi jangan khawatir, karena case-nya terbuat dari titanium yang ringan dengan lapisan super keras. Bentuk keseluruhannya udah jadi ciri khas Seiko banget, dengan shoulder besar, crown di posisi jam 4, dan bezel yang menonjol dengan notch dalam buat memudahkan genggaman.

Desain yang Memukau: Gelombang Laut dalam Genggaman

Berbeda dari kebanyakan jam tangan Seiko lainnya, Marinemaster Professional Titanium SLA081 ini menggunakan konstruksi yang cukup kompleks, bukan case 3 bagian biasa. Desainnya one-piece dari titanium yang bisa tahan air sampai kedalaman 600 meter. Nggak ada caseback di sini, karena movement-nya ditutup dari atas. Seperti jam tangan Tuna bersejarah Seiko tahun 1975, jam tangan ini punya gasket berbentuk L buat mencegah masuknya helium, jadi nggak perlu escape valve. Ada juga elemen hitam di antara lug, yang diikat dengan sekrup dan berfungsi buat menjaga ketahanan jam tangan terhadap tekanan.

Sebagai jam tangan selam, tentu aja ada unidirectional bezel di sini. Insert bezel dari stainless steel-nya punya skala selam 60 menit, dan dilapisi dengan diamond-like carbon (DLC) yang enam kali lebih keras dari biasanya. Sayang banget kenapa nggak pakai bezel keramik aja ya?

Dial SLA081 terinspirasi dari kedalaman laut, dengan pola gelombang yang timbul dan dilapisi clear lacquer tebal yang menambah kesan depth. Efek gradasi birunya makin gelap ke arah tepi, dan meski teksturnya cukup menarik, tapi tetap bikin jam tangan mudah dibaca. Marker jamnya bukan ditempel, tapi dibentuk sebagai bagian dari dial melalui proses molding, supaya tetap kuat meskipun kena benturan hebat. Marker jam dan jarumnya juga dilapisi LumiBrite, dan jam tangan ini punya date yang lebih balance di posisi jam 3. Ada juga marker luminous kecil di sebelahnya.

Jantung Pacu: Calibre 8L45 yang Istimewa

Di dalam case titanium Marinemaster SLA081, ada calibre 8L45, movement baru yang belum pernah dipakai sebelumnya. Nggak ada kesamaan spek atau jumlah jewel dengan calibre 8L35, yang biasanya dipakai di jam tangan selam Seiko high-end. Movement ini, dengan 35 jewel, berdiameter 28.4mm dan tebal 6mm. Movement ini sebenarnya turunan dari Grand Seiko Calibre 9S65 (jumlah jewel sama, dimensi sama, power reserve sama 72 jam). Beroperasi di frekuensi 4Hz, dengan akurasi yang diklaim -5/+10 detik/hari.

Seperti yang kamu harapkan dari jam tangan selam profesional, Prospex Marinemaster Professional SLA081 dilengkapi gelang metal, juga terbuat dari titanium dengan lapisan super keras. Gelang itu punya link yang membulat supaya nyaman dipakai. Menggunakan clasp yang kompleks dengan tombol pelepas, lock yang aman, dan slide adjuster buat memperpanjang gelang kalau dipakai di atas baju selam.

Prospex Marinemaster Professional 60th Anniversary SLA081 adalah edisi terbatas, hanya ada 600 buah yang tersedia mulai Juli 2025, dengan harga 5.200 EUR.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Hasil Awal Capcom Cup 11: Punk, MenaRD, Xiaohai, Tokido, Kakeru & Bintang-Bintang Lainnya Panaskan Panggung!

Next Post

Thom Yorke Memukau dengan "Back in the Game": Debut Berapi-Api di Panggung Indonesia