Dark Mode Light Mode

Pengembang Witcher Tegaskan Komitmen pada Game Single-Player Canggih

Mungkin kamu mikir dunia game sekarang ini cuman soal battle royale atau live-service yang bikin kantong jebol? Eits, tunggu dulu! Ada angin segar nih dari salah satu developer game legendaris yang bikin kita mikir ulang soal tren yang lagi hype. Udah pada penasaran kan siapa?

Industri game emang lagi panas-panasnya berevolusi. Kita sering banget denger soal multiplayer yang seru abis, game live-service yang bikin pemain betah berlama-lama, dan model bisnis yang terus berubah. Dari yang tadinya main sendirian, sekarang harus kerja sama atau saingan sama pemain lain dari seluruh dunia. Tapi, semua perubahan ini ternyata nggak selalu jadi jawaban buat semua orang.

Di tengah gempuran game multiplayer dan live-service, ada beberapa developer yang memilih jalan berbeda. Mereka lebih memilih untuk fokus pada pengalaman single-player yang mendalam dan berkesan. Keputusan ini tentu aja menarik perhatian, karena berbeda banget dengan tren yang lagi ramai di pasaran.

Salah satu developer yang mengambil keputusan ini adalah CD Projekt, yang dikenal dengan game-game fenomenal seperti The Witcher dan Cyberpunk 2077. CD Projekt ini memilih untuk tetap setia pada akar mereka. Keputusan ini jelas menantang, mengingat tekanan industri ke arah multiplayer.

Co-CEO CD Projekt, Michal Nowakowski, mengungkapkan bahwa mereka memahami betul perkembangan pasar game saat ini. Akan tetapi, mereka memilih fokus pada game single-player yang berkualitas tinggi. Ini bukan berarti mereka anti-perubahan, melainkan lebih kepada value yang mereka tawarkan.

Fokus pada game single-player ini bukan berarti CD Projekt ketinggalan zaman. Justru, mereka punya visi yang jelas soal bagaimana menciptakan pengalaman bermain yang tak terlupakan. Mereka percaya bahwa game dengan narrative yang kuat dan dunia yang imersif masih punya tempat istimewa di hati para gamer.

Kenapa CD Projekt Lebih Milih Main Sendirian?

Alasan utama di balik keputusan CD Projekt ini adalah keahlian mereka. Mereka sudah membuktikan diri sebagai spesialis dalam menciptakan game single-player yang epik. Dengan fokus pada single-player, mereka bisa memaksimalkan kualitas cerita, gameplay, dan dunia game yang mereka buat. Ini bisa dilihat dari kesuksesan The Witcher dan Cyberpunk 2077.

CD Projekt percaya bahwa game dengan cerita yang kuat dan immersive bakal terus digemari. Ingat ya, single-player itu soal pengalaman personal yang mendalam, beda sama multiplayer yang lebih ke interaksi sosial. Memang keduanya punya daya tarik sendiri, tapi CD Projekt mau fokus pada kekuatan yang paling mereka kuasai.

Pengalaman mereka mengembangkan franchise seperti The Witcher dan Cyberpunk telah membentuk posisi kuat di pasar. Mereka juga berkolaborasi dengan pemimpin teknologi global untuk mengimbangi perkembangan industri. Kalau kata anak IT, "keep it simple, but make it amazing".

CD Projekt juga nggak mau terjebak dalam trend. Mereka lebih milih fokus pada quality daripada ikut-ikutan pasar. Kalau semua orang bikin battle royale, mereka memilih untuk bikin sesuatu yang beda dan punya signature style. Inilah yang bikin mereka unik.

Industri Game: Kebanyakan Battle Royale, Apa Solusinya?

Beberapa orang mengkritik push yang terlalu kuat terhadap game battle royale di industri. Banyak yang bilang, hal ini justru memicu PHK massal dan penutupan studio. Johan Pilestedt, creative director Helldivers 2, bahkan bilang, situasi ini mungkin bisa dicegah kalau nggak semua orang bikin game battle royale.

Tren battle royale memang sangat populer beberapa tahun belakangan. Tapi, persaingan yang ketat bikin banyak studio kesulitan bersaing. Investasi yang besar, tapi belum tentu balik modal. Inilah salah satu alasan kenapa ada developer yang memilih jalan yang lebih aman dan fokus pada niche-nya.

Di sisi lain, developer lain terus berupaya berinovasi dengan genre berbeda. Salah satunya adalah game dengan cerita yang kuat seperti yang dihasilkan CD Projekt atau Naughty Dog. Ini menjadi alternative yang menarik bagi pemain yang bosan dengan tren yang itu-itu saja. Intinya, diversity itu penting, biar pasar nggak monoton gitu-gitu aja.

Masa Depan CD Projekt: Apa Saja Yang Akan Mereka Sajikan?

CD Projekt punya banyak proyek yang lagi digarap. Ada The Witcher 4, 5, dan 6 yang udah dinanti-nanti. Selain itu, ada juga sekuel Cyberpunk 2077 serta remake dari The Witcher pertama. Udah kebayang kan betapa serunya dunia game beberapa tahun ke depan?

Mereka juga baru aja mengumumkan kerjasama dengan Scopely, perusahaan di balik Pokemon Go, untuk game baru berbasis intellectual property mereka. Makin penasaran, kan? Ini jelas menunjukkan bahwa CD Projekt nggak cuma mau stagnan, tapi juga terus berinovasi.

Kita tunggu aja kejutan apa lagi yang bakal mereka hadirkan. Yang jelas, future industri game masih seru buat diikuti.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Arus Mudik Lebaran: Jasa Marga Catat 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Sejak H-10

Next Post

Aston Martin Tawarkan Simulator Balap Lebih Mahal di Indonesia