in

NKRI Harga Mati

Hamba sahaya ini meminta asupan pesan agar tidak mudah terprovokasi. 

Tanya

Sadar nggak sih akhir-akhir ini banyak pihak, termasuk keluarga dekat, gampang terprovokasi gara-gara pilpres. Adakah asupan pesan untuk diri kita sendiri dulu agar tidak gampang terprovokasi?

Jawab

Dear kamu,jadi gini, seperti yang kita semua ketahui, baru saja, negara kita tercinta ini selesai melaksanakan perhelatan akbr, pesta rakyat, PEMILU 2019. Dalam waktu dekat ini hasil dari pesta tersebut akan diumumkan. 

Sebenarnya pesta ini bukan hanya sekali ini kita laksanakan. Tapi kenapa ya, kok rasa-rasanya pesta rakyat kali ini beda dengan yang lalu-lalu.  Sekarang lebih panas, lebih riuh, bahkan masyarakat kita terbagi menjadi kubu-kubu. Kondisi ini deperparah dengan kubu-kubu itu merasa kubunyalah yang paling benar, dan menganggap kubu lainya itu salah, bahkan menganggap musuh.

Kubu-kubu ini menciptakan perpecahan, tidak saling sapa antar sahabat, saling bermusuhan antar saudara. Mau jadi apa nantinya?!

Perlu diketahui, bahwa kubu-kubu yang kalian anut itu tidak abadi. Mau jadi apa negara ini jika masyarakatnya fanatik sempit seperti ini. 

Apapun pilihan kalian, dan kalian itu Indonesia, NKRI harga mati itu bukan hanya slogan di mulut!

Ayolah, kita bersama-sama mengembalikan kondisi dimana negara kita ini damai. Kita semua berbeda-beeda tapi tetap Indonesia. 

Silahkan berkubu, silahkan berbeda, tapi jangan pernah membedakan, jangan pernah mengaggap paling benar dan berujung musuh. 

Astaga! Kalau saya terusin kok rasanya tambah panjang ya. Yawes gitu aja pesan saya. Diikuti ya monggo, gak diikuti ya harus diikuti.

Padamu negeri, jiwa raga kami