Dark Mode Light Mode
Monster Train tiba-tiba kembali ke Game Pass, Play Anywhere dalam Bahasa Indonesia

Monster Train tiba-tiba kembali ke Game Pass, Play Anywhere dalam Bahasa Indonesia

Siapa yang sangka, neraka bisa lebih seru dari liburan akhir pekan? Apalagi kalau kereta api yang dibawa harus tetap nge-track dan nggak boleh sampai keluar jalur. Jangan salah, ini bukan game simulasi kereta biasa, melainkan Monster Train yang kembali hadir di Xbox Game Pass!

Awalnya, game ini dirilis pada Desember 2020 dan langsung jadi pembicaraan hangat di kalangan gamer. Monster Train ini ternyata mengusung genre deck-building rogue-like yang seru. Nah, sekarang, game ini muncul kembali dalam layanan Game Pass.

Monster Train ini seperti game Slay the Spire namun dengan sedikit sentuhan berbeda, yang membuat game ini lebih seru dan menantang. Bayangkan, kamu harus mengendalikan kereta api yang membawa "api terakhir" untuk menghidupkan kembali neraka. Kedengarannya epik kan?

Gameplay-nya memungkinkan kamu untuk bermain secara strategis dengan membangun deck kartu untuk menghadapi musuh. Kamu juga bisa memilih berbagai macam peningkatan, dan efek untuk semakin memperkuat karakter. Siapa yang bisa menolak keseruan ini?

Kembalinya Raja Deck-Building: Apakah Monster Train Lebih Baik?

Bagi penggemar game deck-building, Monster Train jelas menjadi angin segar. Bahkan, beberapa orang menganggap game ini lebih baik dari pendahulunya. Ini bukan klaim kosong belaka, karena Monster Train menawarkan variasi yang lebih kaya dan elemen strategi yang lebih dalam.

Selain itu, grafis dan desain visual Monster Train juga patut diacungi jempol. Setiap detail kereta api neraka dirancang dengan sangat baik, membuat pengalaman bermain menjadi lebih imersif.

Perbedaan mencolok lainnya adalah mekanisme "lantai" kereta. Pemain harus memilih jalur yang berbeda di setiap lantai, yang mempengaruhi pilihan kartu dan artefak yang didapat. Semakin seru saja, kan?

Strategi Jitu di Monster Train: Jangan Salah Pilih!

Di Monster Train, kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Kamu harus pandai-pandai memilih kartu, artefak, dan meningkatkan unit untuk memastikan kereta api tetap berjalan dengan baik. Jika tidak, neraka bisa jadi beneran mati, deh!

  • Penting untuk memahami sinergi antara kartu* dan artefak yang berbeda. Beberapa kombinasi dapat menghasilkan efek yang sangat kuat, sementara kombinasi lainnya mungkin tidak cocok.

  • Jangan ragu untuk mengorbankan beberapa unit demi kelangsungan kereta api. Ini mungkin terdengar kejam, tapi kadang-kadang diperlukan untuk bertahan dalam pertempuran.

  • Perhatikan pilihan jalur di setiap lantai. Beberapa jalur mungkin menawarkan hadiah yang lebih baik, sementara yang lain lebih berisiko. Jangan sampai salah pilih!

Monster Train: Bukan Hanya untuk Gamer PC, tapi juga Xbox!

Kabar baiknya, Monster Train tidak hanya tersedia di PC, tapi juga di Xbox. Game ini bisa dimainkan di Xbox One, Xbox Series X|S, bahkan di cloud gaming. Jadi, kamu bisa memainkannya di mana saja dan kapan saja.

Dengan hadirnya Monster Train di Xbox Game Pass, ini menjadi kesempatan emas bagi para pemain konsol untuk mencoba game deck-building yang luar biasa ini. Apalagi, sekuelnya juga sudah diumumkan, jadi jangan sampai ketinggalan!

Kehadiran Monster Train di Game Pass adalah berita baik, terutama karena game ini akan terus menghibur para pemain. Semakin banyak player yang bisa menikmati game deck-building seru ini.

Kesimpulan: Jangan Lewatkan Monster Train!

Secara keseluruhan, Monster Train adalah game deck-building yang luar biasa, baik dari segi gameplay, grafis, maupun variasi. Game ini sangat cocok bagi penggemar genre ini maupun bagi mereka yang baru ingin mencobanya.

Yuk, segera mainkan Monster Train di Xbox Game Pass! Jangan sampai ketinggalan keseruan mengendalikan kereta api neraka dan menyelamatkan dunia dari kebekuan abadi. Dijamin, kamu akan ketagihan!

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Dampak Impunitas Perusakan Hutan di Indonesia

Next Post

Akademisi Selidiki Pelacakan Android Google Tanpa Izin, The Register