Para penggemar game pertarungan ikonik Nintendo pasti merasakan sedikit déjà vu campur hampa setelah gelaran Nintendo Direct terbaru. Bagaimana tidak? Di tengah riuhnya pengumuman game baru yang siap meramaikan konsol penerus Switch, satu nama besar yang dinanti-nanti justru absen dari panggung utama. Ya, kita bicara soal Super Smash Bros., franchise yang selalu sukses bikin jantung berdebar kencang setiap kali ada iterasi barunya. Ketiadaan pengumuman ini tentu langsung memicu spekulasi dan sedikit rasa kecewa di kalangan komunitas.
Absennya pengumuman game Smash Bros. baru di acara sepenting Nintendo Direct memang mengirimkan sinyal kuat. Ini bukan sekadar penundaan biasa; kemungkinan besar, game Smash terbaru memang belum masuk dalam agenda Nintendo dalam waktu dekat. Para fans yang sudah berharap bisa segera melihat Mario menghajar Link dengan moveset baru di konsol generasi berikutnya, tampaknya harus menyimpan dulu ekspektasi tersebut lebih lama lagi. Ini adalah pil pahit yang harus ditelan, terutama setelah kesuksesan masif Super Smash Bros. Ultimate.
Harapan para fans memang bukan tanpa dasar. Dengan hadirnya konsol baru yang biasanya lebih bertenaga, wajar jika banyak yang membayangkan bagaimana Smash Bros. akan berevolusi. Grafis yang lebih memukau, roster karakter yang mungkin lebih gila lagi, atau bahkan mekanik permainan baru yang inovatif adalah beberapa hal yang sering muncul dalam diskusi komunitas. Ultimate sudah menetapkan standar yang sangat tinggi, sehingga antisipasi terhadap penerusnya pun melambung setinggi langit.
Namun, Nintendo Direct terbaru seolah memberikan jawaban, meski bukan yang diharapkan. Alih-alih trailer perdana Smash Bros. baru, sebuah pengumuman lain justru mencuri perhatian dan secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa penantian kita akan lebih panjang. Pengumuman ini melibatkan sosok kunci di balik kesuksesan franchise Smash Bros. itu sendiri, yang ternyata sedang sibuk dengan proyek lain. Ini menjadi petunjuk paling jelas mengenai status pengembangan game Smash saat ini.
Jika masih ada keraguan mengenai nasib Smash Bros. dalam waktu dekat, pengumuman satu game spesifik di Nintendo Direct seolah menghapus semua keraguan tersebut. Fakta ini bahkan bisa dibilang mengonfirmasi bahwa jika pun ada game Smash Bros. baru yang sedang dikembangkan, prosesnya kemungkinan besar masih berada di tahap sangat awal. Dengan kata lain, kita mungkin harus menunggu beberapa tahun lagi sebelum bisa kembali menyaksikan pertarungan epik antar ikon Nintendo dan franchise lainnya.
Penting untuk diingat bahwa mengembangkan game sekaliber Super Smash Bros. bukanlah pekerjaan mudah. Prosesnya memakan waktu, sumber daya, dan tentu saja, visi kreatif yang kuat. Super Smash Bros. Ultimate sendiri merupakan proyek ambisius yang melibatkan koordinasi luar biasa untuk menghadirkan semua karakter dari seri sebelumnya. Mengulangi atau bahkan melampaui pencapaian tersebut jelas membutuhkan waktu persiapan yang matang.
Dalang di Balik Layar Smash Kini Sibuk dengan Kirby
Lalu, apa pengumuman yang begitu signifikan hingga bisa memupuskan harapan fans Smash dalam waktu dekat? Ternyata, dalam Nintendo Direct yang sama, diumumkan game Kirby Air Riders (judul mungkin bervariasi tergantung pengumuman final) untuk konsol penerus Switch. Sekilas, ini mungkin tidak tampak berhubungan langsung. Tapi tunggu dulu, lihat siapa yang berada di balik layar pengembangannya: Sora Ltd. dan sang maestro, Masahiro Sakurai.
Bagi yang belum familiar, Sora Ltd. adalah studio pengembangan yang identik dengan seri Super Smash Bros., sementara Masahiro Sakurai adalah kreator, sutradara, dan wajah dari franchise tersebut. Ya, Anda tidak salah baca. Studio dan sutradara yang bertanggung jawab atas kesuksesan Smash Bros. saat ini sedang mencurahkan waktu dan tenaganya untuk mengembangkan game Kirby, bukan Smash. Ini seperti mengetahui koki bintang Michelin favoritmu sedang sibuk membuat roti bakar, padahal kamu sudah ngidam signature dish-nya.
Kabar baiknya, Kirby Air Riders direncanakan rilis dalam waktu yang tidak terlalu lama, mungkin di tahun ini atau awal tahun depan, jika tidak ada penundaan. Ini berarti, setelah proyek Kirby selesai, barulah tim Sora Ltd. dan Sakurai kemungkinan besar akan mengalihkan fokus mereka. Pertanyaannya, apakah fokus berikutnya adalah Smash Bros.? Banyak yang berharap demikian, namun belum ada konfirmasi resmi. Yang pasti, keterlibatan mereka di proyek Kirby saat ini menjelaskan mengapa Smash baru belum terlihat batang hidungnya.
Konsekuensi dari situasi ini cukup jelas: pengembangan game Smash Bros. baru, jika memang ada dalam rencana, belum bisa dimulai secara penuh. Mengingat skala dan kompleksitas game Smash, proses pengembangannya sendiri bisa memakan waktu beberapa tahun. Jadi, jika tim inti baru bisa mulai bekerja tahun depan, perilisan game Smash baru kemungkinan baru akan terjadi beberapa tahun setelahnya. Sabar ya, teman-teman fighters.
Reaksi Fans: Antara Kecewa dan Legawa
Pengungkapan bahwa Sakurai dan timnya sedang mengerjakan Kirby tentu saja memicu beragam reaksi di komunitas Super Smash Bros., terutama di forum seperti Reddit. Kekecewaan jelas terasa, tidak hanya karena absennya pengumuman di Nintendo Direct, tetapi juga karena implikasi dari proyek Kirby Air Riders ini. Harapan yang tadinya membuncah kini harus ditahan lebih lama lagi, sebuah realita yang sulit diterima bagi sebagian penggemar setia.
Namun, yang menarik adalah tidak semua fans merasa kecewa berat. Ada sejumlah besar penggemar yang justru menyambut kabar ini dengan lebih legawa, bahkan ada yang menganggap jeda ini sebagai hal yang baik. Seorang fans di Reddit menyatakan, "Sempat berharap sesaat pas lihat Kirby dengan art style itu, tapi ternyata bukan [Smash]. Walau sempat kecewa, jujur ini bagus sih Smash istirahat dulu." Pandangan ini cukup masuk akal mengingat betapa masifnya Ultimate.
Pendapat senada juga muncul dari fans lain yang merasa bahwa penerus Ultimate membutuhkan jarak waktu yang cukup dengan pendahulunya. Jeda ini dianggap penting agar game baru nantinya memiliki cukup waktu dan teknologi untuk benar-benar terasa fresh dan layak disebut sebagai sekuel sejati. Mereka menambahkan, "Penerus Ultimate butuh waktu dan teknologi agar bisa menonjol sebagai sekuel yang pantas." Memberi ruang napas bisa jadi kunci untuk inovasi di masa depan.
Bahkan, ada fans yang melihatnya sebagai kesempatan bagi Sakurai untuk mengerjakan proyek lain yang mungkin juga dirindukan. "Sejujurnya, ini pertukaran yang sepadan. Sekalian saja buat game Kid Icarus baru selagi Sakurai ada waktu," ujar seorang fans lainnya, merujuk pada game lain yang juga pernah digarap oleh Sakurai. Ini menunjukkan bahwa meski Smash sangat dicintai, apresiasi terhadap karya Sakurai lainnya juga cukup tinggi. Mungkin ini saatnya Sakurai sedikit refreshing sebelum kembali ke medan perang Smash?
Masa Depan Smash Bros.: Menunggu Sambil Main Ultimate?
Dengan kepastian bahwa game Super Smash Bros. baru masih jauh di depan mata, pertanyaan berikutnya adalah: apa yang akan terjadi dengan franchise ini dalam beberapa tahun ke depan? Super Smash Bros. Ultimate di Nintendo Switch saat ini masih memiliki basis pemain yang sangat besar dan aktif. Apakah Nintendo akan membiarkannya begitu saja atau ada rencana lain untuk menjaga engagement para pemain? Ini adalah teka-teki yang menarik untuk diikuti.
Satu kemungkinan adalah Nintendo mungkin akan merilis port atau remaster dari Ultimate untuk konsol penerus Switch, mungkin dengan beberapa peningkatan teknis atau konten tambahan kecil. Ini bisa menjadi jembatan sementara sebelum game yang benar-benar baru hadir. Namun, ini hanyalah spekulasi, dan belum ada indikasi apapun dari Nintendo mengenai hal ini. Bisa jadi, Nintendo merasa Ultimate sudah cukup ‘ultimate' dan akan membiarkannya beristirahat sejenak bersama para pemainnya.
Terlepas dari strategi Nintendo, satu hal yang pasti adalah Super Smash Bros. Ultimate akan terus menjadi ‘rumah' bagi para penggemar Smash untuk beberapa waktu ke depan. Turnamen komunitas akan terus berjalan, konten kreator akan terus bermunculan, dan para pemain akan terus menemukan cara baru untuk menikmati game ini. Jeda ini mungkin bisa dimanfaatkan untuk lebih menguasai karakter favorit atau bahkan mencoba karakter baru yang selama ini terabaikan. The grind never stops, bukan?
Pada akhirnya, meskipun kabar mengenai penundaan game Smash Bros. baru mungkin sedikit mengecewakan, ada sisi positif yang bisa diambil. Ini memberikan kesempatan bagi Masahiro Sakurai dan tim Sora Ltd. untuk beristirahat sejenak dari tekanan besar franchise Smash atau mengeksplorasi ide-ide baru melalui proyek seperti Kirby Air Riders. Sembari menunggu, kita masih punya Ultimate yang luar biasa untuk dinikmati. Jadi, mari kita terus asah skill dan nikmati pertarungan seru yang ada, sambil menantikan gebrakan Smash Bros. selanjutnya, kapanpun itu akan tiba.