Dark Mode Light Mode
Waspada Akun Online Dibobol: Bagaimana Mengeceknya?
Konser Terakhir SEPULTURA Digelar ‘Akhir 2026’: ‘Tak Ada Alasan Bagi Kami untuk Terburu Berhenti’
Kebusukan Perdagangan Sampah Global: Dampaknya bagi Indonesia

Konser Terakhir SEPULTURA Digelar ‘Akhir 2026’: ‘Tak Ada Alasan Bagi Kami untuk Terburu Berhenti’

Siapa yang tak kenal Sepultura? Band metal asal Brazil yang telah menghiasi dunia musik selama hampir empat dekade. Kabar terbaru dari Andreas Kisser, sang gitaris, membawa angin segar sekaligus sedikit rasa haru. Sepultura akan menggelar tur perpisahan yang kemungkinan besar akan berakhir di kampung halaman mereka, Sao Paulo atau Belo Horizonte di tahun 2026. Siapkan diri kalian, para metalhead!

Beberapa bulan lalu, Andreas Kisser sempat melakukan wawancara dengan berbagai media. Dalam wawancara tersebut, Andreas mengungkapkan berbagai detail tentang tur perpisahan Sepultura yang bertajuk "Celebrating Life Through Death". Tur ini bukan hanya sekadar konser, tetapi juga perayaan atas perjalanan panjang band yang telah menginspirasi banyak orang. Tahun 2024 akan menjadi tahun yang sangat sibuk bagi Sepultura.

Tur mereka telah dimulai pada awal 2024, dan mereka berencana untuk memperpanjang tur ini. Tidak ada alasan untuk terburu-buru mengakhiri perjalanan karier mereka selagi semangat para penggemar masih membara. Mereka akan tampil di berbagai festival besar di Amerika Selatan, seperti Lollapalooza, dan juga beberapa konser khusus di Eropa. Tentu saja, panggung utama mereka akan ditutup di negara asal mereka, Brazil.

Perjalanan Mengesankan: Mengenang 40 Tahun Sepultura

Penampilan mereka di panggung menjadi lebih dari sekadar konser metal. Ini adalah momen reuni bagi para penggemar, tempat di mana mereka berbagi kenangan. Banyak penggemar yang datang dengan emosi yang mendalam, mengenang konser pertama mereka atau lagu-lagu yang menemani masa muda mereka. Bahkan ada yang bertemu jodoh mereka di konser Sepultura!

Bagi mereka yang belum pernah merasakan energi Sepultura secara langsung, tur perpisahan ini adalah kesempatan emas. Sepultura membuka pintu lebar-lebar bagi semua kalangan, dari penggemar setia hingga mereka yang baru mengenal musik mereka. Generasi muda hingga yang lebih senior pun berbondong-bondong untuk menyaksikan penampilan terakhir mereka.

Andreas sendiri mengungkapkan bahwa tur kali ini bukan hanya tentang perpisahan yang suram. Mereka ingin merayakannya, merasakan kebahagiaan bersama para penggemar yang selalu setia mendukung mereka. Mereka ingin menikmati setiap momen, merayakan momentum yang telah mereka capai selama bertahun-tahun.

Reuni Impian: Max Cavalera di Konser Terakhir?

Satu hal yang paling menarik perhatian para penggemar adalah kemungkinan reuni dengan Max Cavalera, pendiri sekaligus eks vokalis Sepultura. Andreas Kisser menyatakan harapan besar bahwa Max dan juga Iggor (drummer) dapat bergabung dalam konser terakhir mereka di Sao Paulo. Bayangkan, sejarah selama 40 tahun, dengan berbagai perubahan formasi dan gaya musik.

Andreas menegaskan tidak ada lagi perselisihan yang berarti. Yang penting adalah menciptakan sebuah perayaan yang tak terlupakan bagi para penggemar. Mereka ingin menutup perjalanan ini dengan damai, merangkul perbedaan pandangan, dan menikmati setiap momen bersama. Ini bukan hanya tentang Sepultura, tetapi juga tentang komunitas metal secara keseluruhan.

Menyambut Babak Baru: Setelah Tur Perpisahan

Bukan hanya fokus pada konser terakhir, Andreas Kisser dan Derrick Green (vokalis) juga berbicara tentang rencana mereka setelah tur perpisahan selesai. Sang gitaris berencana untuk mempelajari gitar akustik dan membuat materi pengajaran tentang musik Sepultura. Sementara Derrick tertarik untuk mengembangkan acara TV yang sedang ia kerjakan, dan juga mencoba peruntungan dalam dunia voiceover.

Keduanya sepakat bahwa kenyamanan adalah musuh utama seorang seniman. Andreas bahkan mengungkapkan ide proyek reggae bersama Derrick, yang menurutnya akan menjadi tantangan baru. Bukan berarti mereka akan berhenti berkarya, justru mereka ingin mencoba hal-hal baru.

Perubahan Formasi: Eloy Casagrande dan Greyson Nekrutman

Tur perpisahan ini, sayangnya, juga diwarnai oleh beberapa perubahan formasi. Eloy Casagrande, sang drummer yang memiliki kemampuan luar biasa, memutuskan untuk hengkang dari Sepultura. Kabar kepergian Eloy cukup mengejutkan, mengingat ia baru saja bergabung beberapa saat sebelum tur dimulai. Ia akan menggawangi band metal lain, yaitu Slipknot.

Sebagai gantinya, Sepultura menggaet Greyson Nekrutman sebagai drummer baru. Meskipun baru bergabung, Greyson telah menunjukkan performa yang luar biasa di setiap konser, dan berhasil mengisi kekosongan yang ditinggalkan Eloy.

Catatan Penting untuk Para Penggemar

Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Bagi kalian yang belum sempat menyaksikan penampilan Sepultura secara langsung, tur perpisahan ini adalah momen yang tepat. Persiapkan diri kalian untuk bernyanyi bersama, moshing, dan menikmati konser yang akan menjadi sejarah.

Rencanakan perjalanan kalian ke Sao Paulo atau Belo Horizonte pada tahun 2026. Mungkin saja, kalian akan menjadi bagian dari sejarah, menyaksikan reuni yang paling dinanti-nantikan oleh para metalhead di seluruh dunia. Bersiaplah untuk momen perpisahan yang tak terlupakan!

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Waspada Akun Online Dibobol: Bagaimana Mengeceknya?

Next Post

Kebusukan Perdagangan Sampah Global: Dampaknya bagi Indonesia