Dark Mode Light Mode

Kamiya: Jangan Mainkan Okami Versi Wii!

Maaf, Mas Bro, Tapi Main Okami di Wii? Kamiya Gak Suka!

Dunia gaming itu memang penuh drama, ya? Mulai dari perebutan konsol terbaik sampai perdebatan soal gameplay yang paling epic. Tapi, pernahkah kamu berpikir kalau sang developer sendiri punya pendapat blak-blakan soal di mana kamu seharusnya main game buatannya? Nah, baru-baru ini, Hideki Kamiya, otak di balik game legendaris, Okami, bikin geger jagat maya dengan komentarnya yang… ya, lumayan menusuk.

OKAMI, game yang punya visual bak lukisan Jepang kuno ini, punya tempat istimewa di hati para gamer. Kamu bisa menikmati petualangan Amaterasu, dewi matahari dalam wujud serigala putih, di berbagai platform. Tapi, buat Kamiya, sepertinya ada satu platform yang haram untuk dimainkan. Penasaran? Yuk, kita bedah!


Wii vs. PC: Perang Dingin dalam Dunia Gaming

Semua berawal dari pertanyaan sederhana di media sosial. Seorang gamer bertanya pada Kamiya, "Mending main Okami di Wii atau PC, nih?" Jawabannya? Singkat, padat, dan… agak nyelekit. Kamiya dengan tegas menyarankan untuk jangan pernah memainkan Okami di Wii.

Hmm, kira-kira kenapa, ya? Kamiya memang dikenal sebagai sosok yang to the point dan gak suka basa-basi. Tapi, alasan di balik penolakannya ini cukup menarik. Ternyata, Kamiya adalah sosok sentral di balik versi PS2. Dia terlibat langsung dalam proses kreatif game tersebut. Sementara itu, dia nggak terlibat sama sekali dalam versi Wii. Jadi, bisa dibilang, versi Wii ini bukan "anak kandung"-nya, deh.

Mungkin sebagian dari kamu mikir, "Ah, santai aja kali, ya. Yang penting bisa main Okami." Well, memang sih, nggak ada yang salah dengan main di platform mana pun. Tapi, kalau kamu tipe orang yang menghargai karya seniman, mungkin ada baiknya mempertimbangkan saran dari sang creator. Ibaratnya, kamu lebih menghargai kalau main Okami di Switch, daripada di Wii.

Apakah Kamiya Sedang Ngambek?

Pertanyaan selanjutnya, apakah Kamiya hanya sedang ngambek karena nggak terlibat dalam versi Wii? Atau, adakah alasan teknis lain yang membuat dia kurang sreg dengan port tersebut? Sayangnya, Kamiya nggak menjelaskan lebih lanjut. Kita cuma bisa berasumsi.

Tapi, nggak menutup kemungkinan juga kalau Kamiya punya standar yang tinggi untuk karyanya. Mungkin, dia merasa versi Wii nggak bisa menyajikan pengalaman bermain yang sama memukau dengan versi PS2 atau Switch. Atau, mungkin juga dia merasa kontrol Wii kurang pas untuk game yang membutuhkan presisi seperti Okami.

Jadi, Gimana Enaknya?

Nah, buat kamu yang baru mau nyobain Okami, atau yang pengen main ulang, saran dari Kamiya ini bisa jadi pertimbangan. Kalau kamu punya Switch, itu pilihan yang paling direkomendasikan. Selain kualitasnya yang oke, kamu juga menghargai sang creator dan merasa lebih “keren” gitu.

Tapi, kalau kamu nggak punya Switch, atau lebih nyaman main di PC, ya monggo aja. Toh, pada akhirnya, yang penting kamu bisa menikmati game sebagus Okami. Ingat, gaming itu buat senang-senang. Jangan sampai gara-gara debat soal platform, kamu malah jadi nggak seru sendiri!

Sebuah Refleksi Kecil

Kisah Kamiya dan Okami ini bisa jadi pelajaran berharga buat kita semua. Sebagai gamer, kita punya kebebasan untuk memilih cara menikmati game favorit kita. Tapi, nggak ada salahnya juga untuk menghargai kerja keras dan visi dari para developer.

Pada akhirnya, pilihan ada di tanganmu. Mau dengar kata Kamiya atau nggak, itu terserah. Yang penting, selamat menikmati petualangan seru di dunia Okami! Kamiya memang blak-blakan, tetapi bukan berarti larangan atau anjuran tersebut harus kamu patuhi. Toh, pada akhirnya, game adalah hiburan. Jadi, jangan terbawa suasana sampai lupa tujuan utama bermain game ini.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Indonesia: 56 Orang Ditangkap dalam Penggerebekan Pesta Seks Gay

Next Post

Kode Redeem Garena Free Fire MAX 8 Februari 2025: Klaim Hadiahmu Sekarang di The Times of India