Tujuhcahaya

Inilah Smartphone Pertama dengan Sensor Fingerprint di Dalam Layar – Tujuhcahaya

25

Tahun 2017 silam, Synaptics secara resmi meluncurkan sensor fingerprint di dalam layar dengan nama Clear ID FS9500.

Pada saat itu, Synaptics pun mengumumkan smartphone pertama di dunia yang akan menggunakan sensor ini akan jatuh pada buatan Vivo. Ternyata beberapa hari lalu, Vivo memperkenalkan smartphone pertamanya yang menggunakan sensor fingerprint di dalam layar dalam ajang CES 2018 di Lasr Vegas.

Sayangnya Vivo tidak menyebutkan spesifikasi hardware, desain, dan nama smartphone yang akan menggunakan sensor ini. Namun smartphone baru ini akan segera diproduksi secara massal dan siap dijual di tahun 2018.

Vivo Under Display Panel

Tentu saja ini menarik mengingat vendor besar seperti iPhone, Samsung, LG, OPPO, ASUS, Motorola, Lenovo, dan XIaomi belum berani untuk menggunakan sensor ini. Justru Vivo sudah secara terang-terangan mengungkapkan bahwa siap menghadirkan smartphone dengan sensor fingerprint di dalam layar pada tahun ini.

Alex Feng selakukan senior VP dari Vivo mengatakan bahwa pengguna smartphone ini akan merasakan pengalaman sistem otentikasi yang menarik pada layar dan akan memperkenalkan smartphone ini secepatnya di awal 2018.

Kemungkinan besar Vivo akan meluncurkan smartphone dengan sensor fingerprint di dalam layar pada ajang MWC 2018 di Barcelona. Untuk saat ini sensor fingerprint dalam layar hanya bisa disematkan pada layar berteknologi OLED.

Smartphone Vivo akan menggunakan layar AMOLED, dimana sensor fingerprint akan berada di antara panel OLED dan panel kaca. Nantinya ketika jari menyentuh panek kaca maka panel OLED akan menerangi jari dan chip kecil akan melakukan proses terhadap cahaya yang dipancarkan.

Sensor fingerprint yang dilncurkan Synaptics ini akan hadir terlebih dahulu di smartphone Vivo dengana tingkat keamanan yang hampir sama dengan sensor fingerprint yang saat ini banyak digunakan oleh berbagai vendor,

Di sisi lain, proses otentikasi sidik jari akan berlangsung sedikit lama dibandingkan sensor fingerprint tradisional. Sebagai tambahan, sensor fingerprint di dalam layar itu belum mampu menawarkan tingkat keamanan yang sama dengan pemindai wajah 3D atau pemindai iris yang dapat mengenali elemen yag lebih unik dalam mengenali wajah penggunanya. Nah, kira-kira Gadgeter lebih memilih sensor fingerprint dalam layar atau pemindai wajah 3D?

[Sumber : Gizmochina]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.