Siapa yang peduli dengan dunia kalau kamu bisa bikin puding? Jangan salah, ada game yang mengajakmu berpikir tentang hal itu, lho!
GIRLS MADE PUDDING: Petualangan Sepeda Motor yang Absurd dan Menantang
Game adventure berjudul GIRLS MADE PUDDING akan hadir di Nintendo Switch, menyusul versi PC-nya yang sudah diumumkan. Developer Kazuhide Oka bersama publisher KAMITSUBAKI STUDIO akhirnya siap mengajak kita semua untuk menjelajahi dunia yang agak…unik. Pertanyaannya, kenapa harus puding? Well, jawabannya bakal ketahuan seiring cerita di game ini berjalan.
Game ini sebenarnya punya premis yang cukup dark tapi disajikan dengan cara yang ringan. GIRLS MADE PUDDING berkisah tentang dua gadis yang mengendarai sepeda motor, menjelajahi kota-kota yang penduduknya hilang. Kok bisa? Yap, itulah misterinya. Dan mereka harus terus bergerak, kalau tidak… mereka juga akan ikut menghilang.
Yang menarik, game ini menawarkan pengalaman unik di mana perjalanan justru lebih penting dari tujuan. Dalam banyak game, cerita bergerak saat kamu mencapai lokasi tertentu. Di GIRLS MADE PUDDING, semuanya terjadi saat kalian sedang di jalan. Jangan harap ada sesuatu yang terjadi kalau kamu diem di tempat.
Gameplay-nya sendiri terfokus pada interaksi antara dua karakter, Sumibi dan Nikomi, yang berdialog di sepanjang perjalanan. Kamu harus terus mengendarai motor biar cerita tetap berjalan. Kalau balik arah, dialog yang sama akan muncul lagi. Makanya, hati-hati kalau kesasar!
Jelajahi Negeri Hilang Sambil Masak Puding? Why Not!
Fitur menarik lainnya adalah pilihan jalan bercabang yang akan mengubah alur cerita. Beda jalan, beda pula ceritanya. Kamu bisa memilih untuk terus lurus atau belok, bahkan balik lagi untuk mencoba jalan yang sebelumnya nggak dipilih. Tapi, semakin sering menjelajah, semakin berkurang "perut" kedua karakter.
Di jalan, kalian akan menemukan bahan-bahan untuk memasak. Dengan memasak dan memakan hasil masakan, "perut" ini akan bertambah, serta ada parameter lain yang ikut naik. Ada beberapa jalan yang hanya bisa diakses kalau parameter tertentu sudah mencapai level tertentu. Tapi tenang, fitur ini bisa diatur tingkat kesulitannya, kok (bagi yang nggak mau ribet mikirin parameter).
Meskipun premisnya berat, game ini menyajikan cerita ringan yang bakal menyentuh hati. Inti ceritanya adalah keinginan sederhana untuk makan puding. Perjalanan dimulai dari keinginan Sumibi untuk makan puding lagi. Ia dan Nikomi pun melakukan perjalanan sepeda motor, mencari bahan-bahan dan bertemu orang baru.
Melalui perjalanan ini, mereka akan perlahan memahami apa yang terjadi di dunia. Sambil terus berjalan, sambil saling memperhatikan…agar mereka tidak ikut menghilang. Gimana, nggak penasaran pengen main?
Detail Teknis dan Fitur Lokal
Game ini dikembangkan oleh Kazuhide Oka dan diproduksi oleh KAMITSUBAKI STUDIO. Untuk desain karakter dan konsep artwork dikerjakan oleh Zumochi, sementara soundtrack ditangani oleh Daijiro Nakagawa. Tentu saja, versi Switch akan hadir dengan dukungan bahasa Inggris, Jepang, Tiongkok Tradisional, dan Tiongkok Sederhana.
GIRLS MADE PUDDING akan dirilis pada musim semi ini. Siap-siap, karena ini bukan sekedar game petualangan biasa. Kamu akan diajak merenungkan eksistensi, persahabatan, dan tentu saja… puding.
Kenapa Kamu Harus Main Game Ini
Game ini menawarkan kombinasi unik antara adventure, misteri, dan elemen memasak yang nggak biasa. Gameplay yang berfokus pada perjalanan, cabang cerita yang menarik, dan karakter yang kuat akan memberikan pengalaman bermain yang berkesan. GIRLS MADE PUDDING memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
Selain itu, game ini juga punya nilai produksi yang tinggi. Visual yang menarik, musik yang indah, dan cerita yang menyentuh akan membuatmu betah berlama-lama menjelajahi dunia GIRLS MADE PUDDING. Jangan heran kalau nanti kamu jadi mikir keras, sekaligus ngiler pengen bikin puding.
So, apakah kamu siap memulai petualangan aneh dan seru ini bersama Sumibi dan Nikomi? Dengan premis yang unik dan gameplay yang menarik, GIRLS MADE PUDDING berpotensi menjadi game yang wajib dicoba tahun ini. Jangan sampai ketinggalan, ya!