Kenji Ozawa, co-director dari "Visions of Mana," mantan developer Ouka Studios yang dimiliki NetEase Games, buka suara tentang pengalaman uniknya, yang memicu lahirnya Studio Sasanqua. Kisah ini adalah bukti bahwa industri game selalu dinamis dan penuh kejutan.
Masa Lalu yang Berkilauan: Mengapa Ouka Studios Berakhir?
Ouka Studios, sebuah kolaborasi menarik antara Jepang dan Tiongkok, berdiri pada tahun 2020. Mereka menyatukan para veteran dari studio besar seperti Bandai Namco Entertainment, Capcom, dan Square Enix. Tujuan utama mereka adalah mengembangkan game berkualitas tinggi. Keberhasilan mereka terwujud dalam "Visions of Mana," entri terbaru dalam seri Mana yang dinantikan selama 17 tahun.
Namun, seperti rollercoaster, kegembiraan ini tidak bertahan lama. Setelah perilisan game pertama mereka, rumor mulai beredar tentang PHK dan penutupan studio oleh NetEase Games. Kemudian, situs web Ouka Studios menghilang, dan tokoh kunci seperti Ryosuke Yoshida dan Kenji Ozawa mengundurkan diri. Ini menjadi akhir yang pahit bagi sebuah proyek ambisius.
Ozawa, dalam menanggapi penutupan Ouka Studios, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada NetEase. Ia merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan, terutama mengingat peluang terbatas di Jepang untuk posisi dan pengalaman seperti dirinya. Ini menggambarkan betapa industri game di Tiongkok seringkali memberikan kesempatan emas.
Mengapa NetEase Mengambil Keputusan Ini?
Menurut Ozawa, ia merasa pemberitaan yang beredar hanya menampilkan satu sisi cerita. Meskipun menyayangkan penutupan, ia mengakui pengalaman yang diperoleh sebagai sangat berharga. Ini memberikan perspektif yang berbeda tentang bagaimana perusahaan besar mengambil keputusan dalam industri game.
Ozawa juga berbagi tentang lingkungan kerja yang luar biasa di Ouka Studios. Keputusan penting diserahkan kepada tim pengembang, dan manajemen selalu berkomunikasi secara teratur. Ia mengakui bahwa lingkungan seperti ini sulit ditemukan di perusahaan komersial lain. Ini mungkin memberikan wawasan tentang mengapa dia memilih untuk membuka studio sendiri.
Keputusan Ozawa untuk memulai Studio Sasanqua lahir dari keinginan untuk menciptakan lingkungan kerja yang serupa. Ia berharap dapat membangun budaya kerja yang menghargai kreativitas dan memberikan otonomi kepada pengembang. Ini adalah langkah berani dari seorang developer yang tak ingin mengulang kesalahan masa lalu.
Memahami Studio Sasanqua: Warisan dan Harapan
Studio Sasanqua adalah nama yang dipilih Ozawa untuk melanjutkan warisan Ouka Studios. "Ouka" berarti bunga sakura, sedangkan "Sasanqua" adalah jenis bunga kamelia. Pilihan ini mencerminkan keinginan Ozawa untuk menghormati pengalaman berharga di Ouka Studios.
Ia berencana untuk memanfaatkan teknologi dan pengalaman yang diperoleh di Ouka Studios di masa depan. Studio Sasanqua berjanji untuk menjaga semangat kreativitas dan inovasi yang pernah ada di Ouka Studios. Ini adalah langkah berani untuk menantang industri yang dinamis ini.
Strategi Studio Sasanqua: Mandiri dan Berkelanjutan
Studio baru ini bertujuan untuk menjadi perusahaan yang mandiri, sedapat mungkin. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan lingkungan di mana pengembang tidak menghadapi PHK akibat keputusan manajemen. Ini adalah visi yang sangat berbeda dari apa yang terjadi di Ouka Studios.
Dengan mengambil kendali penuh atas pendanaan dan keputusan, Studio Sasanqua berusaha untuk menghindari jebakan yang menyebabkan penutupan Ouka Studios. Pendekatan ini dapat memberikan stabilitas yang lebih besar dan memungkinkan tim untuk fokus pada pengembangan game tanpa tekanan eksternal.
Pesan Terakhir: Pelajaran dari Kegagalan
Ozawa tampaknya bertekad untuk menghindari pengulangan kesalahan yang menyebabkan penutupan Ouka Studios. Ia menekankan pentingnya pengalaman dan pelajaran yang diperoleh selama masa kerjanya di sana. Pengalaman adalah guru yang berharga.
Masa Depan yang Cerah: Harapan untuk Industri Game
Studio Sasanqua menjadi contoh nyata dari bagaimana pengalaman di industri dapat membentuk arah karir seseorang. Kegagalan adalah bagian tak terpisahkan dari proses pengembangan dan pertumbuhan. Kisah Studio Sasanqua adalah inspirasi bagi para pengembang game di seluruh dunia.
Pelajaran Utama: Fleksibilitas dan Adaptasi
Proyek Studio Sasanqua adalah wujud dari nilai-nilai fleksibilitas dan adaptasi. Kita diingatkan bahwa industri game selalu berubah, dan kesuksesan bergantung pada kemampuan untuk belajar dari pengalaman dan merangkul perubahan. Mari kita tunggu karya-karya mereka selanjutnya.