Android, Aplikasi Nakal, dan Nasib Pengguna yang Malang
Gimana, sih, bisa-bisanya malware *sembunyi dalam aplikasi yang sehari-hari kita pakai? Ya, begitulah dunia digital, penuh kejutan – kadang manis, seringnya sih pahit kayak kopi tanpa gula. Kali ini, kabar buruk datang dari dunia Android, di mana "BadBox 2.0" menunjukkan betapa lihainya mereka dalam merusak perangkat kita.
"BadBox 2.0": Botnet yang Bikin Jantungan
Bayangkan, ada sekelompok orang iseng yang mengubah device kamu menjadi zombie. Bukan zombie yang hobinya makan otak, tapi zombie yang kerjanya menyebarkan iklan palsu, melakukan penipuan, dan bahkan mencuri data. Itulah yang dilakukan oleh BadBox 2.0, botnet yang nggak punya rasa kasihan. Mereka menyebar lewat aplikasi abal-abal di Google Play Store.
Perlu diketahui, BadBox 2.0 ini bukan cuma iseng-iseng berhadiah, ya. Mereka sangat serius merugikan penggunanya. Yang bikin ngeri, korbannya udah mencapai lebih dari satu juta perangkat di 222 negara. Mayoritasnya ada di Brazil, Amerika Serikat, Meksiko, dan Argentina. Indonesia? Ya, kemungkinan besar juga terkena imbasnya.
Aplikasi Palsu: Pembunuh Laten di Google Play
Google memang sudah bertindak dengan menghapus 24 aplikasi ngaco yang nyelipin BadBox 2.0. Aplikasi-aplikasi ini nggak jauh-jauh dari hal yang sering kita cari, kayak aplikasi penghasil uang atau kalkulator masa subur. Ckckck, emang ya, niat jahat bisa nempel di mana saja.
Ironisnya, beberapa aplikasi yang ke-gap memiliki download lebih dari 50.000. Itu artinya, banyak banget orang yang nggak sadar kalau device mereka udah kena infeksi. Google juga udah menindak tegas para pengembang aplikasi nakal ini. Tapi, yang jadi masalah adalah: nggak semua device Android dilindungi oleh Play Protect.
Android AOSP: Surga Bagi Malware?
Nah, ini dia nih masalahnya. BadBox 2.0 paling suka nempel di perangkat non-sertifikasi alias Android AOSP. Kalau device kamu nggak punya sertifikasi Play Protect, berarti Google nggak bisa menjamin keamanan device tersebut. Singkatnya, kamu berisiko tinggi jadi korban malware.
Perangkat Android AOSP ini biasanya low-cost, brandnya nggak jelas, dan dijual murah di pasaran. Bentuknya nggak cuma smartphone, tapi juga TV streaming box, tablet, dan proyektor digital. Kebayang kan, betapa rentannya perangkat-perangkat ini?
Untungnya, BadBox 2.0 udah sedikit tersudut berkat kerja sama dari banyak pihak. Hampir 500.000 device yang terinfeksi nggak bisa lagi terhubung ke server komando BadBox 2.0. Tapi, tetep saja, ancaman belum hilang sepenuhnya.
Nasib Pengguna: Ganti atau Putus Koneksi?
Oke, sekarang pertanyaannya adalah: kalau device kamu masuk daftar yang terinfeksi BadBox, apa yang harus dilakukan? Pilihan paling aman adalah mengganti device kamu dengan merek yang udah terpercaya. Jangan ragu buat nabung sedikit lebih banyak demi keamanan data dan privasimu.
Tapi, kalau nggak ada budget buat ganti device, kamu bisa coba nggak menghubungkan perangkatmu ke internet. Ini cara sederhana untuk memutus jalur komunikasi dengan server BadBox 2.0. Memang nggak nyaman, sih, tapi lebih baik daripada terus-terusan jadi korban.
Soal perangkat yang paling berisiko kena BadBox 2.0, berikut adalah beberapa modelnya. Coba deh, kamu cek, kali aja salah satunya ada di rumahmu.
- TV98
- X96Q_Max_P
- Q96L2
- X96Q2
- X96mini
- S168
- ums512_1h10_Natv
- X96_S400
- X96mini_RP
- TX3mini
- HY-001
- MX10PRO
- X96mini_Plus1
- LongTV_GN7501E
- Xtv77
- NETBOX_B68
- X96Q_PR01
- AV-M9
- ADT-3
- OCBN
- X96MATE_PLUS
- KM1
- X96Q_PRO
- Projector_T6P
- X96QPRO-TM
- sp7731e_1h10_native
- M8SPROW
- TV008
- X96Mini_5G
- Q96MAX
- Orbsmart_TR43
- Z6
- TVBOX
- Smart
- KM9PRO
- A15
- Transpeed
- KM7
- iSinbox
- I96
- SMART_TV
- Fujicom-SmartTV
- MXQ9PRO
- MBOX
- X96Q
- isinbox
- Mbox
- R11
- GameBox
- KM6
- X96Max_Plus2
- TV007
- Q9 Stick
- SP7731E
- H6
- X88
- X98K
- TXCZ
Ingat, ya, kejahatan siber nggak pernah tidur. Jadi, tetap waspada dan always smart dalam menggunakan teknologi.