Dark Mode Light Mode

Ace Frehley Robohkan Segalanya di Audisi Kiss Menurut Gene Simmons

Ace Frehley: Kisah Gitaris yang Bikin Gene Simmons Speechless

Pernahkah kamu membayangkan betapa shocked-nya seorang legenda rock melihat bakat mentah yang luar biasa? Nah, Gene Simmons punya cerita seru tentang Ace Frehley, gitaris original band ikonik Kiss. Kisah ini bukan cuma soal audisi, tapi juga tentang bagaimana seorang rockstar lahir dari tempat yang paling tak terduga.

Gene Simmons bilang, Ace Frehley langsung kasih impact besar saat audisi jadi gitaris Kiss. Padahal, guys, mereka audisi di tempat yang… uhm, agak kurang meyakinkan. Bayangin, loft kumuh, penuh kecoa dinosaurus, dan egg crate bekas yang masih ada sisa telur pecah. Yikes! Tapi, semangat bermusik mereka nggak padam, guys.

Audisi yang Mengubah Segalanya

Simmons menceritakan, saat mereka ngobrol sama calon pemain lain, Ace malah asyik main gitar. Kebayang nggak sih? Simmons sampai harus ngomong, "Bro, duduk dulu, kita lagi ngomong!". Hahaha, totally understandable, sih. Tapi itulah Ace, out of the box.

Setelah itu, Ace dikasih tantangan: main riff "Deuce" dan bikin solo berdasarkan riff itu. Ace cuma bilang, "Ah, oke." Dengan gaya yang khas, satu sepatu oranye, satunya merah, dan pigeon-toed. Weirdo? Mungkin. Tapi ketika dia mulai main, magic terjadi. Mata Simmons dan Paul Stanley langsung berbinar.

Goodbye, Kiss?

Kiss baru aja ngadain konser terakhir mereka di Madison Square Garden, Desember lalu, sebagai bagian dari tur "End of the Road". Tapi, FYI, Ace Frehley nggak diundang. Duh, kok bisa? Seakan tak mau berlama-lama, Kiss kemudian mengumumkan akan melanjutkan "legacy" mereka dalam wujud avatar digital.

Jangan Pernah Meremehkan

Ace Frehley baru aja rilis album solonya yang berjudul "10,000 Volts" tahun lalu. Mengingat track record mereka yang kurang harmonis, kisah ini jadi bukti bahwa talent sejati nggak bisa dibendung, guys. Bahkan di tengah masalah pribadi atau perbedaan, bakat tetap bersinar.

Kalau dipikir-pikir, kadang kita terlalu fokus sama packaging, lupa sama esensi. Ace dengan segala kekurangannya, justru membuktikan bahwa kadang talent itu datang dalam bentuk yang paling unik. Jadi, jangan pernah meremehkan orang lain, ya, gaes?

Pelajaran dari Kamar Kotor

Cerita Ace Frehley ini punya banyak pelajaran. Pertama, passion dan dedication itu kunci. Kedua, don't judge a book by its cover. Ketiga, bahkan di tempat yang nggak banget, magic bisa terjadi. Keempat, perseteruan bisa terjadi, tapi talent tetaplah talent. Dan terakhir, jangan lupa pakai sneakers yang nyaman kalau mau manggung.

Masa Depan Musik Rock

Kisah Ace ini mengingatkan kita bahwa rock and roll itu bukan cuma soal musik, tapi juga tentang karakter, attitude, dan keberanian untuk jadi diri sendiri. Semoga, vibes seperti inilah yang bisa terus menjaga semangat rock tetap hidup. Bagaimana pun juga, rock ‘n roll itu nggak akan pernah mati, kan?

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Mantan Bos Insomniac Ungkap Resistance 4 Gagal Terealisasi

Next Post

Dampak Kebijakan Ekonomi: Kabut Tebal di Indonesia