Daftar Putar Nostalgia: 7 Game Sega Genesis yang Wajib Dimainkan!
Zaman sekarang, siapa sih yang nggak pernah dengar Sega Genesis? Konsol legendaris ini, yang dulu sering jadi biang keributan di sekolah (apalagi kalau lagi adu argumen versus Nintendo), memang punya tempat khusus di hati para gamer. "Sega does what Nintendon't"! Ingat banget nggak, catchphrase yang bikin penggemar SNES manyun?
Kalau kamu belum pernah merasakan serunya gameplay dari Sega Genesis, kamu wajib banget coba! Sega Genesis pertama kali muncul pada Agustus 1989, Sega dengan berani mengklaim keunggulannya dengan slogan "blast processing". Meskipun istilah itu sebenarnya agak nggak jelas pada saat itu, Genesis punya lebih dari 900 game! Banyak di antaranya adalah game-game keren yang sekarang cuma bisa dinikmati lewat emulasi.
Sonic the Hedgehog: Si Landak Biru yang Ikonik
Sonic the Hedgehog, jelas nggak bisa dilewatin kalau ngomongin game Sega Genesis. Game ini yang melahirkan franchise dan basis penggemar yang loyal. Gameplay platforming 2D-nya masih tetap asik dimainkan sampai sekarang. Kamu bisa berlomba melewati level, hindari musuh, dan hentikan Dr. Robotnik yang jahat. Si evil scientist ini nggak cuma mau kuasai dunia, tapi juga nyulik hewan-hewan kecil untuk dijadikan robot. Haduh, Robotnik!
Sonic the Hedgehog adalah salah satu game terlaris sepanjang masa, dan bestseller di Genesis dengan penjualan lebih dari 15 juta kopi. Game ini bisa ditamatkan dalam waktu sekitar dua jam, kalau kamu tahu apa yang harus dilakukan. Aku pribadi, meski udah main dari 30 tahun lalu, sampai sekarang masih nggak bisa tamatin game yang pertama. Lumayan sulit, tapi kalau kamu suka, coba juga game Sonic lain di Genesis, ya!
Streets of Rage: Brawler Klasik dengan Soundtrack yang Mengguncang
Streets of Rage rasanya kayak film aksi tahun 80-an yang jadi game! Kamu bisa pilih salah satu dari tiga karakter — Axel Stone, Blaze Fielding, atau Adam Hunter — dan berantem di jalanan kota yang dikuasai sindikat kejahatan. Setiap karakter punya skill berbeda. Misalnya, Adam pukulannya lebih kuat, tapi jalannya lambat. Musiknya yang dibuat oleh Yuzo Koshiro juga keren, perpaduan musik elektronik plus sentuhan jazz. Musiknya pas banget buat nge-hajar musuh!
Golden Axe: Streets of Rage tapi nuansanya Fantasi
Kalau kamu kurang suka film aksi tapi suka cerita fantasi, Golden Axe adalah pilihan yang tepat! Ini adalah game beat-em-up side-scrolling, tapi dengan dunia sihir dan monster. Kamu bisa pilih karakter kerdil pengguna kapak Gilius, ksatria pedang Ax Battler, atau Tyris Flare dengan pedang lebih panjang. Selain musuh yang bisa dikalahkan dengan senjata, setiap karakter juga bisa mengeluarkan sihir.
Durasi mainnya sekitar satu jam, tapi hati-hati: game ini dibuat untuk arcade, yang berarti tujuannya adalah menghabiskan koin. Golden Axe itu seru, apalagi kalau main bareng teman.
Herzog Zwei: Coba RTS Konsol Awal
Kebanyakan game real-time strategy (RTS) dirancang untuk PC, karena lebih mudah mengontrol unit dan ngasih perintah daripada konsol. Main RTS di Sega Genesis tahun 90-an pasti bakal agak susah. Tapi, Herzog Zwei berhasil dengan menempatkan kamu dalam komando satu mech suit yang bisa kasih perintah ke pasukan.
Kalau sudah tamat, kamu bisa adu skill sama teman dalam mode split-screen. Seru banget buat main santai di akhir pekan.
Shinobi: Bintang Lempar Menyelesaikan Segalanya!
Grafis Shinobi masih bagus bahkan sampai sekarang, apalagi waktu pertama rilis. Seperti game Genesis lainnya, Shinobi pertama kali muncul di arcade. Ceritanya kayak mimpi yang seru, kamu main sebagai ninja Joe Musashi melawan sindikat kejahatan yang menculik siswa ninja terbaik. Kontrolnya smooth, ada delapan arah buat bergerak. Levelnya juga punya banyak vertikal yang bikin lompatan lebih seru.
Bukan cuma mukul dan nendang, kamu juga bisa jurus ninja buat bersihin layar sekaligus, bahkan bisa bikin kerusakan besar. Franchise Shinobi ada beberapa judul, The Revenge of Shinobi salah satu yang paling terkenal.
Phantasy Star: RPG Sci-Fi yang Kamu Butuhkan Tanpa Sadar!
Franchise Phantasy Star sudah berkembang jauh sejak tahun 1987. Game aslinya berbeda. Ini RPG, kayak Dragon Quest atau Final Fantasy, tapi dengan dunia sci-fi futuristik. Pemain bisa traveling antar planet, cari teman, kumpulin senjata buat ngehajar raja jahat. Phantasy Star dikenal karena berbagai alasan, termasuk protagonis wanita dan grafis yang bagus.
Sama kayak RPG zaman itu, game ini punya eksplorasi top-down, random encounter, dan banyak alokasi stats — tapi juga menonjol karena jadi salah satu game pertama yang pakai eksplorasi first-person di beberapa area. Kamu akan semakin kuat tiap level, tapi nggak semua musuh harus dilawan dengan kekerasan. Phantasy Star ngasih pilihan buat negosiasi.
Thunder Force III: Tingkat Kesulitannya Bikin Kemenangan Lebih Berarti!
Thunder Force III adalah game pertama dalam franchise Thunder Force yang muncul di Sega Genesis. Game side-scrolling shooter ini keren karena grafisnya. Thunder Force III juga memperkenalkan empat kecepatan berbeda untuk kapal pemain, jadi kamu bisa atur gerakan. Banyak senjata baru yang bisa kamu coba.
Game ini seru, tapi susah. Malah, mungkin yang paling sulit dari daftar ini. Jadi, sering direkomendasikan cuma buat pemain shooter yang berpengalaman.
Kesimpulan: Bukan Cuma Setetes di Samudra
Ketujuh game ini pengalaman bermain yang seru, masing-masing punya genre berbeda di Genesis. Dengan lebih dari 900 game, konsol ini cocok banget buat emulation. Kamu bisa pakai controller USB Genesis (atau dari Genesis Mini, kalau punya) supaya suasana mainnya makin terasa. Semua pilihan ini diambil dari era yang lebih dulu, tapi game-game ini yang membuka jalan buat game-game yang kamu suka sekarang.